Blonde adalah sebuah film biografi drama yang berani dan provokatif. Film ini tidak takut untuk menggambarkan sisi gelap kehidupan Monroe, termasuk perjuangannya dengan ketenaran, cinta, dan depresi. Film ini dimulai dengan Monroe yang masih kecil, yang tinggal di sebuah panti asuhan. Monroe adalah seorang gadis yang pemalu dan pendiam, tetapi ia memiliki bakat yang luar biasa untuk akting dan menyanyi.
Monroe pun meninggalkan panti asuhan dan mulai mengejar karier di dunia hiburan. Ia pun berhasil menjadi seorang aktris dan penyanyi yang sukses, tetapi ketenaran dan kesuksesannya tidak membuatnya bahagia. Monroe sering merasa kesepian dan terisolasi, dan ia pun mulai bergantung pada alkohol dan obat-obatan. Ia pun menjalin hubungan yang tidak sehat dengan pria-pria yang memanfaatkannya.
Hidup Monroe pun semakin kacau, dan ia pun akhirnya meninggal dunia pada usia 36 tahun. Kematiannya yang tragis masih menjadi misteri hingga saat ini. Film ini menggambarkan kehidupan Monroe dengan cara yang realistis dan emosional. Film ini menunjukkan bagaimana ketenaran dapat merusak seseorang, dan bagaimana cinta yang tidak sehat dapat menghancurkan hidup seseorang.
Film ini juga menunjukkan sisi kemanusiaan Monroe, yaitu sisi yang sering kali diabaikan oleh publik. Monroe adalah seorang wanita yang kompleks dan rentan, dan film ini menunjukkan hal tersebut dengan jelas. Blonde adalah sebuah film yang tidak mudah untuk ditonton, tetapi film ini juga merupakan sebuah film yang penting untuk ditonton. Film ini memberikan gambaran yang jujur dan realistis tentang kehidupan Monroe, dan film ini dapat membuat kita berpikir tentang ketenaran, cinta, dan tragedi.
Ana de Armas memberikan akting yang luar biasa dalam film ini. Ia berhasil memerankan Monroe dengan cara yang meyakinkan dan penuh emosi. De Armas mampu menangkap sisi-sisi baik dan buruk Monroe, dan ia berhasil membuat penonton bersimpati padanya.
Andrew Dominik juga memberikan arahan yang apik dalam film ini. Ia menciptakan sebuah film yang estetis dan atmosferik, dan ia berhasil menghidupkan kisah Monroe dengan cara yang menarik dan menggugah.
